Belanja punya dasar
Kebutuhan bahan dihitung dari resep dan jumlah porsi. Tim pengadaan punya acuan saat menyusun pesanan.
Untuk dapur SPPG & program MBG
Dari rencana menu sampai makanan diterima. Kelola bahan, produksi, keuangan, dan tim dapur dalam satu aplikasi web.
Buka di laptop atau ponsel. Langsung dari browser.
Nasi, ayam kecap, tumis buncis & pepaya
Resep menjadi acuan kebutuhan bahan.
Catatan yang saling terhubung
Kebutuhan bahan dihitung dari resep dan jumlah porsi. Tim pengadaan punya acuan saat menyusun pesanan.
Bahan diterima per lot, lalu digunakan pada batch produksi. Cek sisa bahan dan kedaluwarsa sebelum memasak.
BKU, pemeriksaan dapur, dan bukti terima tersimpan bersama aktivitasnya. Tim bisa meninjau catatan tanpa menunggu rekap akhir bulan.
Alur operasional
Setiap tahap membawa catatan yang dibutuhkan tim berikutnya.
Susun menu, target porsi, data gizi, dan kebutuhan bahan.
Buat PO, terima belanja, dan perbarui stok per lot.
Jalankan batch, catat penggunaan bahan dan pemeriksaan dapur.
Atur tujuan, keberangkatan, serta bukti terima makanan.
Di dalam Dapuria

Yang perlu dikerjakan lebih dulu. Lihat stok menipis, pesanan terbuka, dan kesiapan produksi.
Rincian saat dibutuhkan. Buka modul terkait untuk menindaklanjuti setiap catatan.
Banyak dapur, satu akun
Pindah dapur lewat nama SPPG atau avatar. Setiap dapur menyimpan data dan anggota timnya sendiri, dari bahan hingga buku kas.
Kelola dapur & timBagikan akses sesuai tanggung jawab.
12 modul operasional
Pakai sesuai tugas tim. Semua modul tetap berada dalam ruang kerja dapur yang dipilih.
Jadwalkan menu dan porsi. Hitung kebutuhan bahan serta estimasi biaya dari resep.
Kelola pemasok, pesanan, persetujuan, penerimaan bahan, hingga pembayaran.
Pantau stok per lot dan kedaluwarsa dengan FEFO. Catat selisih lewat stock opname.
Ikuti tahapan batch memasak. Pemakaian bahan mengurangi stok sesuai resep.
Susun jadwal kirim, catat keberangkatan, tanda tangan penerima, dan keluhan.
Catat penerimaan dan pengeluaran, bandingkan realisasi, lalu tutup periode.
Simpan satuan, harga, batas stok, dan data gizi bahan yang digunakan dapur.
Rinci bahan per porsi dan hitung gizi dari data yang Anda masukkan.
Kelola sekolah, posyandu, alamat tujuan, kontak, dan kebutuhan porsi.
Baca ringkasan aktivitas dan keuangan. Ekspor CSV atau cetak ke PDF lewat browser.
Catat kehadiran, lembur, dan lokasi opsional. Tinjau estimasi penggajian.
Dokumentasikan suhu, checklist sanitasi, dan tindak lanjut temuan pemeriksaan.
Dapuria membantu pencatatan dan perhitungan operasional. Pengelola serta ahli gizi tetap meninjau keputusan menu, keamanan pangan, dan kelengkapan laporan.
Sebelum mulai
Kenali cara kerja Dapuria dan fitur yang tersedia saat ini.
Tidak. Dapuria berjalan di browser desktop, tablet, dan ponsel. Gunakan koneksi internet untuk memuat serta menyimpan data dapur. Tidak perlu file .exe, .dmg, atau aplikasi mobile.
Bisa. Klik nama dapur atau avatar untuk berpindah dapur dan menambahkan dapur baru. Setiap dapur memiliki data operasional dan keanggotaan tim sendiri.
Pemilik atau Admin dapat membuat tautan undangan untuk email tertentu di menu Tim & akses. Anggota masuk dengan email yang diundang, lalu menerima undangan. Pilihan perannya adalah Admin, Operator, dan Pembaca, dengan izin yang berbeda.
Perhitungan gizi memakai data bahan yang dimasukkan pengelola, bukan basis data TKPI resmi yang terhubung otomatis. Saran menu memakai aturan berdasarkan resep yang tersedia. Ahli gizi tetap perlu meninjau menu dan hasil perhitungan.
Homepage ini bisa dibaca siapa saja. Halaman aplikasi memerlukan login email dan kata sandi dengan email yang sudah diverifikasi. Server memeriksa kepemilikan atau keanggotaan pada setiap akses data dapur. Anggota hanya bisa membuka dapur yang diizinkan.
Belum. Pencatatan transaksi, pengiriman, dan catatan tim dilakukan di Dapuria. Integrasi WhatsApp, pembayaran bank, pelacakan driver langsung, dan mesin absensi belum tersedia.
Masuk ke aplikasi, buat dapur lewat menu Kelola dapur, lalu isi profil, bahan, resep, penerima manfaat, dan anggota tim. Dapur baru dimulai dengan data kosong. Jika akun memiliki ruang contoh, datanya diberi penanda agar tidak tercampur dengan pencatatan operasional.
Siapkan operasional berikutnya
Masuk, lengkapi profil dapur, lalu ajak tim bekerja bersama.
Daftarkan dapur Masuk dengan akun Dapuria Anda.